Monday, August 26, 2013

Wisata Kuliner Nusantara

Indonesia memiliki beraneka ragam masakan/ kuliner yang begitu nikmat dan enak. Jika di uraikan satu persatu, tentu tidak akan ada habisnya. Mengapa? Karena Indonesia memiliki kuliner khas masing-masing di setiap daerah dan itu menjadi salah satu daya tarik bagi para traveler/ wisata kuliner untuk berkunjung ke daerah tersebut, tapi sebelum berburu baca dulu tips wisata kulinernya.

Wisata kuliner di sulteng - Kasoami dan Hugu-Hugu


wisata kuliner
Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kuliner khas yaitu di Pulau Buton dan Wakatobi. Pulau Buton dan Wakatobi memiliki kuliner yang sama sebab merupakan satu pemerintahan sebelum adanya pemekaran dan otonomi daerah. Jika anda berniat mengadakan wisata kuliner ke Pulau Buton dan Wakatobi, anda akan menemukan kuliner yang berbeda dari daerah lainnya di Indonesia. Mengapa saya katakan demikian? Sebab masyarakat Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, memiliki kebiasaan mengonsumsi olahan singkong, jagung sebagai makanan pokok dan tentu saja ikan yang masih segar. Makanan pokok ini bisa dinikmaatit ketika disantap tanpa tambahan lauk dan sayur. Wisatawan yang berkunjung ke Buton dan Wakatobi pun, tidak perlu khawatir wisata kuliner disini bisa didapatkan dengan mudah. Makanan tersebut gampang dijumpai mulai dari tingkat warung-warung pinggir jalan,  atau rumah makan.

Kedua makanan ini sama-sama terbuat dari singkong. Biasanya di sajikan dengan ikan, baik itu ikan asin, ikan bakar atau pun yang di masak. Untuk jenis ikannya bisa apa saja, cuma sebagian besar dibakar. Makanan ini terasa lebih nikmat saat di santap menjelang malam hari dengan lauk ikan bakar saya rasa waktu ini lah yang tepat untuk wisata kuliner yang menyenangkan karena Warga di sana, biasanya sambil kumpul-kumpul dan dibarengi minum teh saat menikmati makanan khas tersebut.

 Wisata kuliner di aceh - Keumamah


wisata kuliner
Selain pulau yang mempengarui kuliner cara makan, perang juga berpengaruh terhadap menu makanannya dan juga bagaimana menyiapkan makanan tersebut. Dikatan oleh Azhar, dulu tentara GAM yang beroperasi di wilayah Lhong sampai Arongan terbiasa membuat marhaban, yaitu camilan yang terbuat dari labu, gula dan beras, yang direbus bersama. Setelah matang, adonan itu dicampur dengan kapur lalu dijemur, ”Rasanya seperti kurma dan bisa disimpan lama,” katanya,  Saya rasa wisata kuliner ini membuat anda merasakan seperti saat berperang :D

Anda bisa jalan-jalan sambil wisata kuliner di warung-warung makan yang merata di seantero Aceh, keumamah biasanya kuliner tersebut dimasak gulai, ditumis, atau jadi campuran sambal. Rasanya gurih. Meski nikmat, Rahman (nama samaran) yang mantan petinggi GAM ini enggan menyantap keumamah selama bergerilya. ”Kalau makan keumamah, gigi bisa sakit karena kami jarang gosok gigi,” ujar Rahman. ”Kalaupun di masak, baunya bisa tercium hingga jauh.” Rahman memilih membawa sie reboh atau daging yang direbus bersama air jeruk atau cuka aren. Setelah matang, daging disimpan dalam kuali tanah (wadah tanah liat). Dengan cara tersebut, sie reboh bisa bertahan sampai satu (1) tahun. Pada saat  wisata kuliner anda akan menemukan sie reboh yang dimasak dengan rempah dan cabai. Rasanya gurih dan asam. ”Saat gerilya, sie reboh cukup diiris tipis dan langsung dimakan,” kata Rahman.

Wisata kuliner di NTT -  Seefood

wisata kuliner
Sekarang wisata kuliner kita akan pindah ke NTT, kita tahu makanan Indonesia terkenal karena pedasnya, jika anda menyukai makanan pedas saya rasa wisata kuliner disini merupakan hal yang tepat untuk daerah NTT ada salah satu jenis cabe yang rasa pedasnya lebih pedas dari cabe yang terdapat di Pulau Jawa. Makanan khas di Nusa Tenggara Timur (NTT) selalau menjadi yang paling dicari wisatawan saat berwisata di suatu daerah. Sebenarnya provinsi NTT memiliki kuliner yang unik. Sayangnya, tidak semua kabupaten dan kota menampilkan kekayaan kuliner kepada turis.
Di NTT juga Seafood merupakan salah satu makanan utama tetapi Anda juga dapat mencoba ikan air tawar yaitu ikan gurami asam manis selain itu tumis sayuran juga terkenal di sini, Anda bisa mencoba plecing kangkung yang enak dinikmati dengan sepirirng nasi panas.  Di Kab. Ende di Pulau Flores NTT Anda dapat mencicipi makanan khas berupa onde-onde singkong yang digoreng yang yang berisi gula aren atau direbus dengan bagian luar diberi parutan kelapa, ada juga tongkol bakar asap yang diberi kuah santan.

saya rasa cukup sekian aja yah, dan jangan lupa baca tips wisata kulinernya biar tidak kena kanker a.k.a Kantong Kering :)









Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment