Thursday, August 29, 2013

Bebek Goreng Borromeus

Wisata kuliner sebagai obat stres karena skripsi

Dada Bebek Goreng 14rbGara-gara pusing pusing ngerjain skripsi kita refresh dulu pakai  wisata kuliner bandung, kali ini saya  ingin menulis tentang bebek goreng, saya sendiri sih kurang suka bebek tapi kalau ada ya.. ga nolak jugaa :) nah, di bandung memang banyak tempat wisata kuliner terutama bebek dan ayam. Di Jalan hassanudin adat tempat kuliner yaitu bebek goreng yang konon katanya benar-benar ajip!!!! Tahu kan hassanudin?? Itu dekat RS Borromeus Bandung, di jalan Dago/ Ir. H. Juanda, letaknya tidak jauh dari Ruang Gawat Darurat,  kalau malam di jalan itu ada penjual/ Pedangan kaki lima yang suka ada, sebenernya disitu menjual macam-macam kuliner juga seperti  ayam goreng, lele sampai dengan  burung dara!!!. Jadi buat yang ga suka bebek ada alternatifnya, tapi karena yang paling terkenal itu bebek goreng dan letaknya dekat RS Borromeus, jadi dikenal dengan nama bebek Borromeus.

Wisata kuliner di dekat RS Borromeus

Wisata kuliner BandungMenurut teman-teman saya yang lebih sering wisata kuliner, cuma bebek Borromeus ini yang paling ajip di kota Bandung. Daging bebeknya sangat empuk, karena saking empuknya daging bebeknya mudah sekali lepas dari tulangnya. berbeda seperti pedagang bebek goreng yang sering kita jumpai, terkadang daging tempat tersebut dagingnya sulit lepas dari tulang dan terlalu kenyal dan yang pasti bumbunya punya cir khas yaitu manis-manis gurih dan benar-benar pas namun sayang di sini gak ada kol goreeeng, tapi tidak apa-apa lahh karena  bebek Borromeus ini begitu empuk, ada kemungkinan si bebeknya dimasak dulu di  panci presto. Bebek Borromeus benar-benar ramai jadi kalau datang kesitu harus datang lebih awal. Kalau tidak salah kedai ini buka dari jam 17.00-tutup, harganya pun cocok untuk kantong mahasiswa sehingga tidak menyebabkan kangker (kantong kering).

Nah buat yang udah ngiler langsung aja jalan-jalan lagi, wisata kuliner lagi langsung datang ke bebek boromeus, eh bentar-bentar kita wisata kuliner tuh jangan hanya makan tok, usahakan dapat pelajaran/ hikmah yang bisa diambil dari bebek Borromeus ini bisa kita ambil dari Pak Ali yang merupakan sang pemilik kedai ini, nah Pak ali itu orang yang bersahaja, dan sederhana, serta ramah ke para tamu-tamunya, tidak  sedikitpun terlihat kesan sombong dari  beliau bahkan dengan senang hati pak ali memperbolehkan melakukan wawancara, nah berikut ini wawacaranya

Mengambil pelajaran dari wisata kuliner

Q: Usaha ini didirikan tahun berapa pak?
A: usaha ini didirikan tahun 2002  tepatnya lupa, sekitar bulan 6an lah saat itu piala dunia
Q: Bapak berasal dari daerah, bagaimana awalnya kepikiran mendirikan usaha ini?
A:Hahaha Faktor Kepekso mas (‘terpaksa’ bhs jawa) kepepet, karna saya kan orang rantau asli lamongan jawa timur. Aku dulu nya juga bukan orang yang punya(dari keluarga berada) modal nekat aku mas, belajar dan terus belajar ya karna kepepet itu tadi
Iki yo sejak awal didirikan semua yg kerja di sini tau semua, semua yg kerja disini temen-temenku sekolah semua 
Makanya, gara-gara saya dulunya orang ndak punya sama sekali, kalau ada yang ndak punya, mampir, mau makan sini monggo.
Q: Kenapa kok bebek goreng pak, bukan yang lain?
A: hahaha, Yo maune aku ora iso mas, tapi yo sinau karo mlaku lah, gagal-e wis bola-bali (saya tadinya juga ndak bisa mas, sambil usaha sambil belajar,gagalnya sudah berkali-kali)
Q: Tips berwira usaha versi pak ali?
A: Ya, kalau kerja keras memang semua usaha seperti itu mas, kalau menurut saya yang penting itu telaten alias tekun” jawab pak Ali yang kelahiran tahun 1976 ini dengan ramah

Hmm.. sekarang sudah menangkap pelajaran dari wisata kulinernya?? Saya rasa tipsnya cukup tepat bagi yang sering wisata kuliner atau yang merintis usaha dibidang kuliner, jadi bacanya cukup sekian langsung ke lokasi wisata kulinernya aja!!!

View Larger Map

Monday, August 26, 2013

Wisata Kuliner Nusantara

Indonesia memiliki beraneka ragam masakan/ kuliner yang begitu nikmat dan enak. Jika di uraikan satu persatu, tentu tidak akan ada habisnya. Mengapa? Karena Indonesia memiliki kuliner khas masing-masing di setiap daerah dan itu menjadi salah satu daya tarik bagi para traveler/ wisata kuliner untuk berkunjung ke daerah tersebut, tapi sebelum berburu baca dulu tips wisata kulinernya.

Wisata kuliner di sulteng - Kasoami dan Hugu-Hugu


wisata kuliner
Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki kuliner khas yaitu di Pulau Buton dan Wakatobi. Pulau Buton dan Wakatobi memiliki kuliner yang sama sebab merupakan satu pemerintahan sebelum adanya pemekaran dan otonomi daerah. Jika anda berniat mengadakan wisata kuliner ke Pulau Buton dan Wakatobi, anda akan menemukan kuliner yang berbeda dari daerah lainnya di Indonesia. Mengapa saya katakan demikian? Sebab masyarakat Buton dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara, memiliki kebiasaan mengonsumsi olahan singkong, jagung sebagai makanan pokok dan tentu saja ikan yang masih segar. Makanan pokok ini bisa dinikmaatit ketika disantap tanpa tambahan lauk dan sayur. Wisatawan yang berkunjung ke Buton dan Wakatobi pun, tidak perlu khawatir wisata kuliner disini bisa didapatkan dengan mudah. Makanan tersebut gampang dijumpai mulai dari tingkat warung-warung pinggir jalan,  atau rumah makan.

Kedua makanan ini sama-sama terbuat dari singkong. Biasanya di sajikan dengan ikan, baik itu ikan asin, ikan bakar atau pun yang di masak. Untuk jenis ikannya bisa apa saja, cuma sebagian besar dibakar. Makanan ini terasa lebih nikmat saat di santap menjelang malam hari dengan lauk ikan bakar saya rasa waktu ini lah yang tepat untuk wisata kuliner yang menyenangkan karena Warga di sana, biasanya sambil kumpul-kumpul dan dibarengi minum teh saat menikmati makanan khas tersebut.

 Wisata kuliner di aceh - Keumamah


wisata kuliner
Selain pulau yang mempengarui kuliner cara makan, perang juga berpengaruh terhadap menu makanannya dan juga bagaimana menyiapkan makanan tersebut. Dikatan oleh Azhar, dulu tentara GAM yang beroperasi di wilayah Lhong sampai Arongan terbiasa membuat marhaban, yaitu camilan yang terbuat dari labu, gula dan beras, yang direbus bersama. Setelah matang, adonan itu dicampur dengan kapur lalu dijemur, ”Rasanya seperti kurma dan bisa disimpan lama,” katanya,  Saya rasa wisata kuliner ini membuat anda merasakan seperti saat berperang :D

Anda bisa jalan-jalan sambil wisata kuliner di warung-warung makan yang merata di seantero Aceh, keumamah biasanya kuliner tersebut dimasak gulai, ditumis, atau jadi campuran sambal. Rasanya gurih. Meski nikmat, Rahman (nama samaran) yang mantan petinggi GAM ini enggan menyantap keumamah selama bergerilya. ”Kalau makan keumamah, gigi bisa sakit karena kami jarang gosok gigi,” ujar Rahman. ”Kalaupun di masak, baunya bisa tercium hingga jauh.” Rahman memilih membawa sie reboh atau daging yang direbus bersama air jeruk atau cuka aren. Setelah matang, daging disimpan dalam kuali tanah (wadah tanah liat). Dengan cara tersebut, sie reboh bisa bertahan sampai satu (1) tahun. Pada saat  wisata kuliner anda akan menemukan sie reboh yang dimasak dengan rempah dan cabai. Rasanya gurih dan asam. ”Saat gerilya, sie reboh cukup diiris tipis dan langsung dimakan,” kata Rahman.

Wisata kuliner di NTT -  Seefood

wisata kuliner
Sekarang wisata kuliner kita akan pindah ke NTT, kita tahu makanan Indonesia terkenal karena pedasnya, jika anda menyukai makanan pedas saya rasa wisata kuliner disini merupakan hal yang tepat untuk daerah NTT ada salah satu jenis cabe yang rasa pedasnya lebih pedas dari cabe yang terdapat di Pulau Jawa. Makanan khas di Nusa Tenggara Timur (NTT) selalau menjadi yang paling dicari wisatawan saat berwisata di suatu daerah. Sebenarnya provinsi NTT memiliki kuliner yang unik. Sayangnya, tidak semua kabupaten dan kota menampilkan kekayaan kuliner kepada turis.
Di NTT juga Seafood merupakan salah satu makanan utama tetapi Anda juga dapat mencoba ikan air tawar yaitu ikan gurami asam manis selain itu tumis sayuran juga terkenal di sini, Anda bisa mencoba plecing kangkung yang enak dinikmati dengan sepirirng nasi panas.  Di Kab. Ende di Pulau Flores NTT Anda dapat mencicipi makanan khas berupa onde-onde singkong yang digoreng yang yang berisi gula aren atau direbus dengan bagian luar diberi parutan kelapa, ada juga tongkol bakar asap yang diberi kuah santan.

saya rasa cukup sekian aja yah, dan jangan lupa baca tips wisata kulinernya biar tidak kena kanker a.k.a Kantong Kering :)









Saturday, August 24, 2013

Kuliner

Kuliner merupakan bagian dari hidup yang sangat dekat  kaitannya dengan  makanan sehari-hari.
Kuliner juga bisa katakan life style yang erat hubungannya dari kehidupan sehari-hari. Karena setiap orang memerlukan makanan yang mulai dari makanan yang sederhana hingga makanan mewah. Semua itu, membutuhkan pengolahan yang sangat baik. Di dalam situs ini, anda dapat menemukan berbagai  hal tentang kuliner.

Kuliner bisa juga dikatakan hasil olahan yang berupa masakan. Masakan tersebut berupa lauk pauk, makanan (penganan), dan minuman. Karena setiap daerah memiliki cita rasa tersendiri, maka tak heran jika setiap daerah memiliki tradisi kuliner yang berbeda – beda,  Karena setiap orang memerlukan makanan yang sangat dibutuhkan sehari-hari. Mulai dari makanan yang sederhana hingga makanan yang berkelas tinggi dan mewah. Semua itu, membutuhkan pengolahan yang serba enak, Kali ini saya akan mengatakan, bahwa kuliner itu tak hanya bagi kaum wanita saja akan tetapi bagi seorang lelaki yang benar-benar jantan, Dia biasanya suka akan kuliner jua. Karena seorang laki-laki harus juga berurusan dengan dapur.

Wisata kuliner

Selain sebagai ajang relaksasi, kegiatan wisata kuliner menjadi salah satu sarana untuk memperkaya pengetahuan di luar ruangan. Pengalaman dan pengetahuan yang dimaksud tidak hanya seputar keindahan alam dan atraksi budaya yang menampilkan bangunan bersejarah, tetapi juga keragaman kuliner atau hidangan khas yang terdapat di masing-masing daerah.

Wisata kuliner akan menarik dan sangat berkesan apabila Anda telah merencanakan secara matang menu yang hendak disantap. begitu pula dengan tempat makan yang ingin dituju. Banyaknya restoran dengan tampilan menggoda seolah menantang anda untuk merasakan kenikatan menu kuliner yang dihidangkan.
Agar tidak terjebak pada saat berwisata kuliner di temat yang baru pertama kali dikunjungi, tidak ada salahnya Anda mencari informasi tentang kuliner dan tempatnya di daerah tersebut tersebut. Adanya internet dapat dimanfaatkan untuk mencari informasi menu khas yang ada di dalam suatu daerah. begitu pula dengan restoran atau rumah makan yang menyajikan hidangan-hidangan lezat dan istimewa.
inilah 5 tips agar wisata kuliner Anda ditujuan terasa menyenangkan:

1. Pilih kuliner yang paling khas


Meskipun  tujuan anda memiliki banyak kuliner lezat, Anda harus bisa harus membatasi makanan yang akan disantap. Dahulukan makanan yang dipilih adalah yang paling khas di sana, setelah itu makanan lain. Ini sangat penting agar Anda bisa tahu bagaimana rasanya makanan paling enak kota yang anda tuju. Misalnya saja, penjual nasi jamblang khas Cirebon mempunyai belasan menu. Tapi, anda pasti sudah mengetahui kalau yang paling khas adalah blakutak, yaitu cumi yang dimasak dengan tintanya

2. Cermat memilih kuliner


'Jangan lapar mata' ini merupakan istilah yang paling sering digunakan untuk memperingatkan orang-orang. Tujuannya adalah agar mereka bisa memilih kuliner mana saja yang akan dimakan.
Pilih yang benar-benar diinginkan, bukan sekadar ingin karena penampilan kuliner yang menarik. Ingat, tidak semua kuliner cocok di lidah anda.

3. Tanya harga kuliner yang anda beli terlebih dulu


Menjadi seorang turis, tentu saja Anda adalah salah satu sasaran empuk penjual nakal. Karena mereka tahu tujuan traveler adalah datang untuk menikmati kuliner khas setempat, para pedagang nakal ini bisa saja tiba-tiba menjual dengan harga tinggi. Maka dari itu tanya dulu harganya sebelum menyantap makanan. Dengan demikian, Anda tetap bisa makan enak tanpa khawatir terkena kanker alias kantong kering.

4. Minum air putih sebelum menyantap kuliner

Bisa menyantap banyak kuliner tentu jadi tujuan traveler. Agar bisa melahap banyak makanan, pilih saja air putih sebagai minuman setelah makan. Milkshake, jus atau  kopi hanya akan membuat perut Anda cepat kenyang. Alhasilnya, makanan yang disantap semakin sedikit.

5. Beri jeda waktu dari satu kuliner ke kuliner lain

Walau anda sedang berada di pasar kuliner, Anda sebaiknya tidak melahap seluruh makanan dalam  waktu yang berdekatan. Ini sama saja memaksa perut menampung banyak makanan melebihi kapasitas, bisa jadi anda akan mual-mual atau sakit perut, maka dari itu berilah jeda waktu sebelum memakan kuliner yang  baru. Berkeliling di sekitar destinasi wisata tersebut, bisa jadi pilihan Anda dalam jeda waktu makan anda.

Kuliner nusantara

Selama ratusan tahun kuliner Indonesia berkembang dengan pengaruh manca negara yang sempat menjejakkan kaki di bumi Nusantara, antara lain: pedagang dari India,  Arab, cina lalu disusul oleh petualang dari  Eropa yaitu Spanyol, Portugus,  Inggris dan Belanda yang mengarungi kepulauan nusantara untuk mencari rempah-rempah yang tidak ada di tempat lain selain di pulau Maluku, contohnya pala. Sebagian negara tersebut  menetap dan memperkenalkan budaya kuliner dari negara asal mereka yang akhirnya melebur dengan kuliner asli Indonesia. Hasil dari peleburan inilah yang menciptakan budaya kuliner Indonesia. Di bawah ini terdapat Daftar Kota Kaya Wisata Kuliner di Indonesia

  • Kuliner Daerah Istimewa Yogyakarta 

Kuliner di daerah ini punya ciri yang sangat khas, yaitu rasa yang manis dan gurih yang dominan disetiap masakannya masakannya. Contoh paling mudah adalah gudeg, yang sering disantap dengan olehan bacem. Selain itu ada juga bakmi Jawa, tongseng, sate, gulai,  nasi pecel, sampai  sate klathak. Pada malam hari banyak angkringan yang tersebar di seluruh penjuru kota yang telah siapa menjadi tempat Anda mengobrol santai dengan teman. Ada kopi joss dan bir jawa yang merupakan minuman khas lokal, dan jangan lupa bawa oleh-oleh yaitu bakpia, juga macam-macam jenang, wajik, getuk,  dan yangko yang rasanya manis dan legit.
  • Kuliner - Bandung

Bandung adalah surganya jajanan di Indonesia. siomay, pisang molen, kue sus, Baso tahu goreng (Batagor), bandrek, es goyobod, bajigur,  seblak dan es cendol adalah segelintir di antaranya. Selain itu, masih ada soto Bandung, lotek, mi kocok, nasi timbel,combro dan misro (oncom di jero dan amis di jero), sayur asem, peuyeum, colenak (tape bakar saus kelapa dan gula merah) cireng (aci digoreng), cilok (aci di colok), cimol (aci di gemol) dan  gepuk,.

  • Kuliner - Bogor
Di kota hujan ini, Anda bisa menikmati toge goreng yang dijual di banyak tempat. Selain itu ada juga laksa bogor, soto mi, juga asinan dan manisan khas Bogor. Dan jangan lupa juga mencicipi kreasi dari masyarakatnya, seperti makaroni panggang, roti unyil,  eskrim dan serabi duren.

  • Kuliner - Jakarta

Sejarah panjang Betawi tak hanya menyisakan seni atau bangunan bersejarah. sederet kuliner pun dihasilkan dari percampuran budaya China, Arab, dan Belanda yang sudah lama membekas di tanah Batavia. Kita sebut saja gado-gado, ketoprak, soto Betawi, taoge rebus, dan kerak telor. Makanan tadi sangat populer sebagai kuliner khas dan paling mudah dicari. Namun terangnya lampu metropolitan juga menyisihkan beberapa kuliner kuno lain, yang kini semakin jarang disebut yaitu Bubur Ase, ayam sampyok, nasi berkat, nasi pucung, gabus pucung, ketupat babanci